Senin, 19 Oktober 2020

Tatap Maya 2 kolab SRB Banten

 Assalamu'alaikum Sahabat Rumah Belajar

    Pengalaman adalah hal yang paling berharga. Memiliki kesempatan untuk berkenalan dengan orang yang baru adalah juga merupakan pengalaman. salah satunya, ketika saya berkenalan dengan bu Ana Heryanah yang merupakan seorang guru IPA di SMPN 3 Cikeusal kab, serang Prov. Banten. Saya mengenal beliau ketika tergabung dalam grup WA untuk kegiatan TOT penggunaaan kelas maya untuk guru IPA, yang mana TOT ini dilaksanakan secara daring dan di adakan oleh kemdikbud.

    Ketika belajar di TOT kelas maya, saya sering menyimak diskusi yang ada di grup WA. Bu Ana adalah sosok yang sering memberikan komentar dan masukkan di WA grup, sehingga sering saya japri pada beliau tentang tugas dari TOT kelas maya. Guru saya di TOT ini adalah pak Sigit Suryono yang merupakan DRB Jawa Tengah. Beliau mengajar mapel IPA. Jadi, ketika saya buntu dalam menggunakan kelas maya, kedua guru hebat ini sering saya ganggu dengan pertanyaan tentang kelas maya. Alhamdulillah keduanya merupakan orang yang Humble, penuh prestasi dan sabar tentunya menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari saya. Setiap Chat yang saya kirim, hampir seratus persen dibalas, kalopun tidak, saya memaklumi, keduanya merupakan guru yang sibuk dengan banyak aktivitas.

    Dari situlah saya semakin mengenal sosok bu Ana, dan rupanya beliau juga merupakan salah satu SRB 2020 dari provinsi Banten. Langsung terfikir di kepala saya, mau mengajak beliau Kolab melalui tatap maya. Alhamdulillah, dayung bersambut, beliau semangat menerima tawaran saya. kemudian diskusi berlanjut untuk menentukan tema pada kolab yang akan di laksanakan. Akhirnya terpilihlah tema Implementasi simulation based learning memanfaatkan laboratorium maya dari Rumah Belajar, seperti yang nampak pada flyer berikut ini :

    Setelah mengetahui tema yang akan di bawakan pada saat kolab, saya tentunya mempersiapkan diri dengan menyiapkan materi metode simulation based learning yang saya kaitkan pada materi Hukum archimedes kelas 8 SMP dengan memanfaatkan laboratorium maya. Sementara bu ana mengkaitkan simulation based learning dengan materi struktur jaringan pada tumbuhan kelas 8 SMP yang ada di lab maya.

    Sekitar hari minggu pukul 10.00 WIB bu ana mengajak saya latihan di media konferensi zoom, dan akhirnya saya pun pertama kalinya bertemu dengan bu ana secara tatap maya, orangnya murah senyum dan sangat enak di ajak diskusi, saya sangat senang bisa berkenalan dengan beliau. Saya semakin kagum, bahwa beliau sudah S2 dan memiliki 3 orang buah hati. Luar biasa, seorang ibu rumah tangga dengan segudang prestasi. Ingin rasanya seperti beliau ini. Latihan pun berjalan dengan lancar, dan siap bertemu kembali pukul 13.30 WIB-14.30 WIB.

    Waktu berjalan dengan singkat, akhirnya selesai sudah kolab saya dengan bu ana, peserta yang hadir ada dari provinsi Riau dan Banten tentunya, tapi ada juga guru hebat dari Manokwari, Papua yaitu pak Yulianto yang juga mengajar IPA. karena kolab saya kali ini sasarannya lebih kepada guru IPA. Beberapa guru dari Bandung juga ada yang ikut bergabung, yaitu bu Ratih Nirmala Dewi (teman kuliah di UPI) dari SMPN Cisarua dan beberapa guru dari daerah Lembang. Tidak pernah saya bermimpi untuk bisa berkenalan dengan guru IPA dari provinsi yang lain, bisa mendengar pengalaman dan berbagi ilmu tentunya, semata-mata untuk meningkatkan profesionalitas sebagai seorang guru sehingga bisa menyajikan pembelajaran yang terbaik bagi siswa.

        Saya membuka acara dengan menyampaikan materi simulation based learning dengan memanfaatkan lab maya. 


    Saya pun sempat memberikan tutorial menggunakan lab maya jika menggunakan HP, saya menampilkan rekaman layar HP saya yang sudah saya persiapkan sebelumnya.
    

    Pada sesi kedua Bu Ana menyampaikan penggunaan Lab Maya dengan menggunakan laptop dan dikaitkan langsung dengan materi struktur jaringan tumbuhan.



    Berikut ini video ketika saya melaksanakan kolab bersama SRB Banten yang saya tautkan dari youTube bu ana heryanah

    Bagaimana? seru bukan kegiatan kolab saya? materi tersajikan dengan jelas dan diskusi pun berlangsung dengan cukup semarak, ada pak Yulianto yang bertanya bagaimana login menggunakan rumah belajar di playstore, saya dan bu ana kompak menjawab untuk login pilih salah satu akun, bisa akun google atau fb atau akun rumah belajar. Pertanyaan ke dua ada dari ibu Cut Yusnidar, beliau adalah guru senior di kecamatan Tualang, satu kabupaten dengan saya, beliau sudah lulus level 3 tahun 2020 namun belum berkesempatan lolos ke level 4, beliau bertanya apakah masih bisa ikut tahun depan? maka kami pun menjawab bisa, langung ikuti tahap berikutnya, tidak mesti mengulang dari tahap 1.

    Ada juga pertanyaan dari rekan saya sesama guru IPA di kabupaten Siak pak Recky Azbi, bertanya kiat dan tips untuk lulus dari mulai level 1 sampai level 4. Jawaban yang di berikan bahwa untuk lulus tiap level, kuncinya pelajari semua modul, sering berlatih pada soal kuis dan soal modul juga mengerjakan semua tugas dengan maksimal, Insya ALLAH lulus. Pertanyaan terakhir dari pak Rifki bertanya tentang apakah lab maya bisa dilakukan untuk kolaborasi? penggunaaan lab maya di masa daring dimana anak belajar masing-masing di rumah, sehingga satu HP satu siswa, sehingga untuk kolaborasi dengan teman lain, tidak bisa dilaksanakan. kecuali sudah tatap muka normal di sekolah.

   

    Luar biasa pengalaman saya pada kolab ini, terimakasih pada bu Ana dan seluruh guru yang sudah bergabung dan mengisi absen, terdata ada 32 orang guru, berikut ini daftarnya http://bit.ly/presensi-kolab-riau-banten

    Semoga segala lelah kita ini menjadi lillah, agar mendapat pahala dari ALLAH. Aamiin

Salam Semangat 

Tatap Maya 1 Parade SRB Riau Live streaming

 Assalamu'alaikum Sahabat Rumah Belajar

    Pada tulisan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya mengikuti kolaborasi bersama SRB Riau tahun 2020. Berawal dari informasi yang saya terima di WA Grup pembaTIK level 4, bahwa akan di adakan parade Sahabat Rumah Belajar Riau, melalui Live Streaming Youtube pembaTIK Riau. Adanya informasi tersebut membuat saya harus mempersiapkan diri. Kemudian datang kembali informasi bahwa sudah ada pembagian kelompok. Jumlah keseluruhan SRB ada 30 orang guru hebat. Setiap kelompok terdiri dari 5 orang SRB. Maka akan ada 6 part parade yang akan di sajikan di youtube pembaTIK riau secara live streaming.

    Pengalaman saya di live streaming youTube memang bukan pengalaman pertama bagi saya. sebelumnya saya pernah menjadi pemateri dan moderator untuk youTube disdikbud siak bedelau. Channel youTube tersebut, merupakan channel yang dikelola dinas pendidikan kabupaten Siak untuk memberikan pembelajaran secara live untuk siswa. selain itu, channel tersebut juga menyajikan webinar pendidikan untuk menambah profesional guru. saya sangat bersyukur bisa menjadi guru di kabupaten Siak yang sangat peduli akan dunia pendidikan. berikut ini beberapa tampilan saya ketika mengajar di DSB secara live 

http://bit.ly/mengajar-pewarisan-sifat

http://bit.ly/moderator-listrik-dinamis

http://bit.ly/moderator-listrik-statis

http://bit.ly/mengajar-ciri2-makhlukhidup

    Berdasarkan pengalaman tersebut, saya sudah memiliki sedikit modal untuk tampil saat parade. Namun tetap saja saya harus banyak berlatih karena ini adalah penampilan pertama saya untuk tingkat provinsi Riau. Ketika melihat WA grup kelompok 6, saya memiliki kesempatan lebih dekat dengan SRB yang lain yaitu ada pak Anang Sutrisno dari kabupaten pelalawan, bu Setyawati juga dari pelalawan, keduanya sama-sama guru SD di sekolah yang berbeda. Saya juga bertemu dengan guru IPA dari kabupaten indragiri hilir yaitu bu Tarmina, saya sering berdiskusi dengan beliau, karena sama-sama mengajar IPA di tingkat SMP. Satu lagi guru hebat yang saya kenal yaitu bu Venny Anestya, beliau adalah guru di SD islam swasta di Duri kabupaten bengkalis. Alhamdulillah, rezeki yang sangat luar biasa, saya bisa berkenalan dengan guru-guru hebat ini.

    Setelah diskusi panjang lebar di grup WA, akhirnya muncul kesepakatan tentang pembagian tugas, yaitu sebagai berikut :

1. Host (Anang Sutrisno), sekaligus membuat flyer

2. Moderator (Yunita Fitria), sekaligus membuat link absen

3. Pemateri 1 (Tarmina)

4. Pemateri 2 (Venny Anestya) 

5. Pemateri 3 (Setyawati)

    Berikut adalah Flyer kelompok 6 yang dibuat oleh pak Anang di bagikan beberapa hari sebelum parade di media sosial kami masing-masing, dengan harapan, akan ada guru-guru hebat lainnya yang bisa mengikuti acara ini untuk menambah wawasan tentang rumah belajar dan produk pusdatin lainnya. Juga bisa tentunya berdiskusi dengan kami untuk saling berbagi ilmu.

    Sesuai Flyer yang beredar tersebut, acara di laksanakan hari minggu tanggal 04 Oktober 2020 pukul 14.00-15.00 WIB, Alhamdulillah berjalan dengan lancar, karena malam sebelumnya kami melaksanakan gladi pukul 20.00-22.00 WIB



    Acara di buka oleh Host pak Anang, 
    Kemudian acara di pandu oleh saya sebagai moderator

 Sesi satu dimulai dengan pemaparan dari bu Tarmina

Sesi kedua pemaparan dari bu Venny Anestya

Sesi terakhir pemaparan dari bu Setyawati

    Hasil dari parade tersebut dapat di lihat selengkapnya melalui video berikut :

    Berdasarkan video di atas, terlihat jumalah viewer sebanyak 181, adapun guru yang berhasil absen berjumlah 25 orang guru terdapat pada link berikut ini  http://bit.ly/presensi-parade-srb-riau2020

    Berakhirnya parade dari kelompok 6 maka berakhirlah rangkaian parade SRB Riau tahun 2020 yang di laksanakan mulai hari selasa, 29 September 2020 sampai minggu 04 oktober 2020. Meskipun acara parade sudah selesai, tapi ini adalah awal dari segalanya bagi SRB Riau 2020. kegiatan demi kegiatan akan kami lalui demi menjadi guru yang lebih baik lagi untuk masa yang akan datang agar bisa mewujudkan tema pembaTIK 2020 yaitu Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya Maju Indonesia. Aamiin

    Demikilanlah pengalaman saya mengikuti tatap maya melalui kegiatan parade SRB Riau tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Salam semangat 

Minggu, 18 Oktober 2020

Tatap Muka 4 : Penerapan Model Pembelajaran Game-Based Learning memanfaatkan Fitur Edugame

Assalamu'alaikum semuaaaaaaa. semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat. 

Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya beinteraksi dengan guru-guru PAUD sekecamatan sungai apit bertepatan dengan kegiatan HIMPAUDI Kab. Siak melaksanakan pengimbasan bimtek BDR (belajar dari rumah). Setelah mendapat izin kepala sekolah untuk melakukan tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan, maka kegiatan penerapan Model Pembelajaran Game-Based Learning memanfaatkan Fitur Edugame berhasil dilaksanakan.

Game Materi yang saya sampaikan adalah pengenalan Fitur-fitur rumah belajar yang bisa digunakan untuk PAUD, dan lebih khusus lagi membahas edugame. Rumah belajar memiliki dua fitur yaitu fitur utama dan fitur pendukung.

Fitur utama terdiri dari :

1. Sumber belajar

    Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi dan permainan. Ada 3 macam sumber belajar yaitu berupa bentuk video, audio dan web. 

2. Kelas maya/ kelas digital

    Sebuah Learning Management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan dimana saja. Untuk menggunakan kelas maya ada 3 proses yang harus dilakukan yaitu daftar sebagai penyelenggara, daftar sebagai guru dan daftar sebagai siswa

3. Laboratorium maya

    Fitur simulasi praktikum laboratorium yang di sajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum. Fitur Lab Maya bisa digunakan untuk siswa SMP dan SMA pada mata pelajaran matematika dan IPA

4. Bank soal

    Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan dan ujian. Fitur tersedia untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan SLB

Fitur pendukung terdiri dari :

1. Peta Budaya

    Konten peta budaya berisi situs-situs budaya di setiap provinsi. Disajikan peta dengan nama-nama provinsi. kemudian kita bisa klik salah satu provinsi, maka beberapa artikel tentang situs budaya di provinsi tersebut akan di sajikan.

2. Buku Sekolah Elektronik

Fitur ini menyajikan buku dalam bentuk digital yang bisa di download untuk di gunakan dalam proses pembelajaran

3. Wahana Jelajah Angkasa

    Fitur ini menyajikan kondisi luar angkasa secara real time, artinya ketika kita mengklik nya di malam hari maka kejadian pada malam hari itulah yang akan di sajikan sesuai waktu pada saat kita memanfaatkannnya

4. Karya Bahasa dan Sastra

    Ada 3 kategori untuk fitur ini yaitu kategori prosa, puisi dan referensi

5. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

   Fitur ini berisi pelatihan/ workshop secara online. Caranya registrasi akun, login, daftar ke pelatihan, tunggu konfirmasi. jika sudah diterima sebagai peserta, maka ikuti kegiatan sampai selesai. dan di akhir pelatihan akan di berikan sertifikat.

6. Edugame

    Bermain sambil belajar dengan fitur edugame Rumah Belajar, fitur ini menyediakan beragam game interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara mandiri maupun dengan bimbinganguru atau orang tua. Permainan yang disediakan telah dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar dari amteri yang disajikan.

Setelah selesai memberikan materi, kemudian dibuka sesi diskusi, ada beberapa pertanyaan yang masuk :

1. Aulia (TIM HIMPAUDI kab. Siak) apakah ada bahan ajar untuk anak PAUD yang tingkat kesulitannya lebih rendah dari video yang ada di sumber belajar? karena kalo saya lihat, tingkatan nya sudah tinggi untuk anak PAUD

Jawab : Semua bahan ajar berupa video, audio dan web yang ada pada sumber belajar di rumah belajar seudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Atau ibu bisa mencari sumber video untuk anak PAUD di Tv edukasi

2. Helendra Kirana (kepala sekolah PAUD Tahfidz Salimah) menanggapi pemberian materi yang saya berikan sangat bermanfaat bagi guru-guru nya yang ada di PAUD, bukan sebatas untuk guru, tapi juga untuk orang tua yang memiliki anak di jenjang SD, SMP atau SMA bisa menggunakan portal rumah belajar untuk membantu mengerjakn tugas yang diberikan oleh guru 

Demikianlah kegiatan yang saya lakukan di PAUD Tahfidz Salimah bersama guru-guru PAUD dan tim HIMPAUDI Kab. Siak. Yuk, kita simak video kegiatan nya berikut ini : 


Harapan setelah mengenal fitur-fitur rumah belajar, semua guru bisa menggunakannya untuk proses pembelajaran dan bahkan bisa digunakan guru untuk membantu putra putrinya belajar di rumah. Selain itu, dengan adanya pertemuan dengan semua guru PAUD sekecamatan sungai apit, guru tersebut bisa berbagi pada guru yang lain mengenai pemnfaatan portal rumah belajar



 Semakin bertambahnya jumlah pasien corona di kecamatan saya, maka saya tidak melakukan lagi tatap muka. apakah saya bisa melakukan sosialisasi secara tatap maya?? simak tulisan saya berikutnya ya.

 

salam semangat ✨😊

 

Tatap Muka 3 : Implementasi Metode Resources Based Learning dalam pembelajaran di SMPN 3 Sungai Apit

 

 Assalamu'alaikum semuaaaaaaa. semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat.

    Melanjutkan jejak saya sebagai SRB Riau tahun 2020, saya melakukan kembali sosialisasi portal rumah belajar dengan menambahkan penjelasan tentang salah satu metode pembelajaran pada pembelajaran abad 21, yaitu metode resources based leraning. Setelah mendapat izin kepala sekolah untuk melakukan tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan, maka kegiatan sosialisasi implementasi matode resources based learning dengan menggunakan fitur sumber belajar  berhasil dilaksanakan.

Materi yang saya sampaikan adalah mengenalkan metode resources based learning dalam pembelajaran menggunakan fitur sumber belajar. Ada beberapa metode yang di sarankan untuk membangun keterampilan masyarakat abad 21 dengan memanfaatkan TIK sebagai pendukungnya. Beberapa metode tersebut adalah sebagai berikut :

1. Resources-based learning 

    Memiliki karakteristik dimana siswa diberikan/ disediakan  berbagai ragam dan jenis bahan belajar baik cetak (buku, modul, LKS dll) maupun non cetak (CD/DVD, CD-ROM, bahan belajar online) atau sumber belajar lain (orang, alat, dll) yang relevan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran yang ingin di capai. Kemudian siswa diberikan tugas untuk melakukan aktivitas belajar tertentu dimana semua sumber belajar yang mereka butuhkan telah  disediakan. 

2. Case/ problem based learning

Memiliki karakteristik dimana siswa diberikan suatu permasalahan terstruktur untuk di pecahkan. Dengan case based learning solusi pemecahan masalahnya sudah tertentu karena skenario sudah dibuat dengan jelas. Tapi dalam problem based learning kemungkinan solusi pemecahan masalahnya akan berbeda. 

3. Simulation based learning

Memiliki karakteristik dimana siswa diminta untuk mengalami suatu persitiwa yang sedang dipelajarinya.

4. Colaborative based learning

Memiliki karakteristik dimana siswa di bagi ke dalam beberapa kelompok, secara kolaboratif melakukan tugas yang berbeda untuk menghasilkan satu tujuan yang sama.

Dari ke empat metode tersebut saya mencoba mengkaitkan salah satu metode yaitu resources based learning dengan fitur sumber belajar dari rumah belajar. Pada metode ini, siswa disediakan beragam bahan ajar, maka fitur sumber belajar dari Rumah Belajar adalah media yang sangat tepat untuk menerapkan metode tersebut. Pada fitur sumber belajar tersedia video, audio dan web yang bisa dijadikan bahan ajar. Juga produk Pudatin lainnya, seperti Tv edukasi dan suara edukasi sangat cocok di gunakan sebagai media pembelajaran ketika kita menggunakan metode reources based learning ini. 

Setelah menjelaskan sumber belajar saya juga memaparkan fitur utama rumah belajar lainnya yaitu :

a. Kelas maya/ kelas digital

    Sebuah Learning Management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan dimana saja. Untuk menggunakan kelas maya ada 3 proses yang harus dilakukan yaitu daftar sebagai penyelenggara, daftar sebagai guru dan daftar sebagai siswa

b. Laboratorium maya

    Fitur simulasi praktikum laboratorium yang di sajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum. Fitur Lab Maya bisa digunakan untuk siswa SMP dan SMA pada mata pelajaran matematika dan IPA

c. Bank soal

    Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan dan ujian. Fitur tersedia untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan SLB

Setelah selesai memberikan materi, kemudian dibuka sesi diskusi, ada beberapa pertanyaan yang masuk :

1. Agus S.Pd (Guru B.Inggris) bertanya akun user ID untuk kelas maya, apakah menggunakan .com atau .go.id?

Jawab : user ID pada kelas maya adalah nama guru, menggunakan huruf kecil semua tanpa spasi. Tidak ditambahkan .com atau .go.id

2. Siroji Munir,S.Pd.MM (kepala sekolah) bertanya bagaimana cara mendownload aplikasi rumah belajar?

Jawab : aplikasi rumah belajar bisa di download di playstore, kemudian instal. Untuk dapat menggunakannya login dulu menggunakan akun google atau fb atau akun rumah belajar

3. Maizura,S.Pd (Guru IPA) bertanya Bolehkah Guru Memberi Tugas Kepada Anak  Dalam Waktu Bersamaan? 

    Jawab : Secara teknis tidak masalah jika guru memberi tugas di kelas maya secara bersamaan. Hanya saja ketika tugas tersebut di informasikan kepada anak, sebaiknya tetap menggunakan jadwal, agar peserta didik bisa fokus dan tidak terlalu banyak beban dalam mengerjakan tugas.

 

Demikianlah kegiatan yang saya lakukan di SMP N 3 Sungai Apit. Berikut ini video kegiatan tersebut. selamat menyimak ..................



Hasil dari pertemuan ini. Sekolah SMPN 3 sungai apit sudah berhasil daftar sebagai sekolah penyelenggara. Harapan setelah mengenal fitur-fitur rumah belajar, semua guru bisa menggunakannya untuk proses pembelajaran. Juga guru di SMPN 3 sungai apit ini bisa berbagi informasi tentang pemanfaatan rumah belajar pada sekolah di sekitarnya.



Nantikan jejak saya berikutnya yaaa

 

salam semangat ✨😊

 

Tatap Muka 2 : Inovasi Pembelajaran menggunakan Rumah Belajar di SDN 23 Bunsur

 

 Assalamu'alaikum semuaaaaaaa. semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat.

    Kegiatan berbagi saya yang kedua, saya laksanakan di SDN 23 Bunsur Kecamatan Sungai Apit Kab. Siak. Lokasi sekolah ini tidak begitu jauh dari lokasi saya mengajar. Setelah mendapat izin kepala sekolah untuk melakukan tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan, maka kegiatan pengenalan fitur-fitur rumah belajar pun berhasil dilaksanakan.

Materi yang saya sampaikan di setiap awal sosialisasi adalah cara berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran daring menggunakan fitur rumah belajar.  Saya menjelaskan terlebih dahulu semua fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar. Namun, karena kali ini saya menyampaikan di SD, maka saya lebih memberikan penekanan pada fitur rumah belajar yang bisa digunakan untuk SD. Rumah belajar memiliki dua fitur yaitu fitur utama dan fitur pendukung.

Fitur utama terdiri dari :

1. Sumber belajar

    Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi dan permainan. Ada 3 macam sumber belajar yaitu berupa bentuk video, audio dan web. 

2. Kelas maya/ kelas digital

    Sebuah Learning Management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan dimana saja. Untuk menggunakan kelas maya ada 3 proses yang harus dilakukan yaitu daftar sebagai penyelenggara, daftar sebagai guru dan daftar sebagai siswa

3. Laboratorium maya

    Fitur simulasi praktikum laboratorium yang di sajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum. Fitur Lab Maya bisa digunakan untuk siswa SMP dan SMA pada mata pelajaran matematika dan IPA

4. Bank soal

    Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan dan ujian. Fitur tersedia untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan SLB

Fitur pendukung terdiri dari :

1. Peta Budaya

    Konten peta budaya berisi situs-situs budaya di setiap provinsi. Disajikan peta dengan nama-nama provinsi. kemudian kita bisa klik salah satu provinsi, maka beberapa artikel tentang situs budaya di provinsi tersebut akan di sajikan.

2. Buku Sekolah Elektronik

Fitur ini menyajikan buku dalam bentuk digital yang bisa di download untuk di gunakan dalam proses pembelajaran

3. Wahana Jelajah Angkasa

    Fitur ini menyajikan kondisi luar angkasa secara real time, artinya ketika kita mengklik nya di malam hari maka kejadian pada malam hari itulah yang akan di sajikan sesuai waktu pada saat kita memanfaatkannnya

4. Karya Bahasa dan Sastra

    Ada 3 kategori untuk fitur ini yaitu kategori prosa, puisi dan referensi

5. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

   Fitur ini berisi pelatihan/ workshop secara online. Caranya registrasi akun, login, daftar ke pelatihan, tunggu konfirmasi. jika sudah diterima sebagai peserta, maka ikuti kegiatan sampai selesai. dan di akhir pelatihan akan di berikan sertifikat.

6. Edugame

    Bermain sambil belajar dengan fitur edugame Rumah Belajar, fitur ini menyediakan beragam game interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara mandiri maupun dengan bimbinganguru atau orang tua. Permainan yang disediakan telah dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar dari amteri yang disajikan.

Setelah selesai memberikan materi, kemudian dibuka sesi diskusi, ada beberapa pertanyaan yang masuk :

1. Salmah S.Pd Gr (Kepala Sekolah) bertanya apakah akan ada sanksi jika tidak mengggunakan rumah belajar?

Jawab : tidak ada sanksi apapun, namun jika tidak digunakan, kita yang akan rugi, portal pembelajaran dan kuota internet sudah disediakan pemerintah, namun tidak di gunakan.

2. Muhamad Arifin (guru olah raga) bertanya apakah ada cara khusus untuk menggunakan kuota internet gratis?

Jawab : tidak ada, langsung bisa digunakan, tidak ada cara khusus tertentu

   Demikianlah kegiatan yang saya lakukan di SD N 23 Bunsur. Berikut ini video kegiatan tersebut. selamat menyimak ..................

Harapan setelah mengenal fitur-fitur rumah belajar, semua guru bisa menggunakannya untuk proses pembelajaran.  kemudian guru yang ada di SDN 23 Bunsur ini dapat menyalurkan kembali informasi tentang Rumah Belajar pada guru SD yang lainnya di sekolah yang berbeda.



Apakah saya berhenti berbagi sampai disini? nantikan pengalaman berbagi saya berikutnya ya.

 

salam semangat ✨😊

 

Rabu, 14 Oktober 2020

Tatap Muka 1 : Inovasi Pembelajaran menggunakan Rumah Belajar di SMPN 2 Sungai Apit

 Assalamu'alaikum semuaaaaaaa. semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat.

    Pada tulisan ini saya akan menceritakan tentang salah satu tugas pembaTIK Level 4 yaitu sosialisasi portal rumah belajar dan produk pusdatin lainnya. Nahhhh, tempat pertama saya berbagi tentang rumah belajar adalah di sekolah induk tempat saya mengajar yaitu SMPN 2 Sungai Apit. Setelah mendapat izin kepala sekolah untuk melakukan tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan, maka kegiatan pengenalan fitur-fitur rumah belajar pun berhasil dilaksanakan.

   Materi yang saya sampaikan adalah cara berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran daring menggunakan fitur rumah belajar. Rumah belajar memiliki dua fitur yaitu fitur utama dan fitur pendukung.

Fitur utama terdiri dari :

1. Sumber belajar

    Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi dan permainan. Ada 3 macam sumber belajar yaitu berupa bentuk video, audio dan web. 

2. Kelas maya/ kelas digital

    Sebuah Learning Management system (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan dimana saja. Untuk menggunakan kelas maya ada 3 proses yang harus dilakukan yaitu daftar sebagai penyelenggara, daftar sebagai guru dan daftar sebagai siswa

3. Laboratorium maya

    Fitur simulasi praktikum laboratorium yang di sajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum. Fitur Lab Maya bisa digunakan untuk siswa SMP dan SMA pada mata pelajaran matematika dan IPA

4. Bank soal

    Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan dan ujian. Fitur tersedia untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan SLB

Fitur pendukung terdiri dari :

1. Peta Budaya

    Konten peta budaya berisi situs-situs budaya di setiap provinsi. Disajikan peta dengan nama-nama provinsi. kemudian kita bisa klik salah satu provinsi, maka beberapa artikel tentang situs budaya di provinsi tersebut akan di sajikan.

2. Buku Sekolah Elektronik

    Fitur ini menyajikan buku dalam bentuk digital yang bisa di download untuk di gunakan dalam proses pembelajaran

3. Wahana Jelajah Angkasa

    Fitur ini menyajikan kondisi luar angkasa secara real time, artinya ketika kita mengklik nya di malam hari maka kejadian pada malam hari itulah yang akan di sajikan sesuai waktu pada saat kita memanfaatkannnya

4. Karya Bahasa dan Sastra

    Ada 3 kategori untuk fitur ini yaitu kategori prosa, puisi dan referensi

5. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

            Fitur ini berisi pelatihan/ workshop secara online. Caranya registrasi akun, login, daftar ke pelatihan, tunggu konfirmasi. jika sudah diterima sebagai peserta, maka ikuti kegiatan sampai selesai. dan di akhir pelatihan akan di berikan sertifikat.

6. Edugame

    Bermain sambil belajar dengan fitur edugame Rumah Belajar, fitur ini menyediakan beragam game interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara mandiri maupun dengan bimbinganguru atau orang tua. Permainan yang disediakan telah dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar dari amteri yang disajikan.

Setelah selesai memberikan materi, kemudian dibuka sesi diskusi, ada beberapa pertanyaan yang masuk :

1. Dolbakri,S.Pd (Guru B.Indonesi) bertanya digunakan untuk apa saja kuota internet gratis dari kemendikbud?

Jawab : salah satu kuota internet gratis dari kemendikbud digunakan untukrumah belajar, portal pembelajaran zenius, duolinggo, juga bisa untuk beberapa media conferences seperti zoom, webex

2. Mukhlis,R S.Pd (kepala sekolah) bertanya apakah benar rumah belajar itu gratis?

Jawab :Penggunaan rumah belajar tetap menggunakan kuota intenet, gratis yang dimaksudkan adalah tidak berlangganan atau tidak dikenakan biaya bulanan

3. Leni Diati, S.Pd.I (Guru Matematika) bertanya bagaimana cara menggunakan kelas maya ?

    Jawab : sekolah SMPN 2 sungai apit sudah terdaftar sebagai sekolah penyelenggara, jadi guru sudah bisa mendaftarkan diri di kelas maya. kemudian bisa membuat kelas, modul, tugas dan soal. tutorial cara menggunakan kelas maya saya bagikan di grup WA sekolah. 

Demikianlah kegiatan yang saya lakukan di SMP N 2 Sungai Apit. Berikut ini video kegiatan tersebut. selamat menyimak ..................

Harapan setelah mengenal fitur-fitur rumah belajar, semua guru bisa menggunakannya untuk proses pembelajaran. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah semua guru mendaftar di kelas maya dan belajar mengelola kelas dengan cara membuat modul, menambahkan tugas, menambahkan kuis dan membuat soal ujian.
Apakah hanya di SMPN 2 Sungai apit saya berbagi? nantikan pengalaman berbagi saya berikutnya ya.

salam semangat ✨😊

Selasa, 13 Oktober 2020

Belajar lagi di Coaching pembaTIk Riau 2020

Assalamu'alaikum semuaaaaa, semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan selalu semangat ya

Udah lama ni, tidak menyapa guru-guru hebat semua. Terakhir di tulisan saya membahas bagaimana saya belajar di Level 4 pembaTIK dimulai dengan kuliah Umum. 

Setelah kuliah umum, saya mengikuti Coaching yang di laksanakan dari Tim Pusdatin dan di dukung oleh DRB provinsi. 

Mau tau apa yang saya pelajari di coaching?

yuk simak...........

Senin, 05 Oktober 2020

acara pertama di buka oleh ketua pusdatin bapak Hasan Ch

 


Kemudian pemaparan dari Bapak Subijanto Ketua BPMTPK

Pemaparan dari kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Riau Bapak Zul Ikram

Pemaparan dari Ketua LPMP Riau Bapak Yudi


Pemaparan dari Pusdatin Bu Wiwin Bu karima dan Pak Ali


Selasa, 06 Oktober 2020
sesi 1 penjelasan tugas tatap maya/tatap muka oleh bu yayuk dan bu karima

 

Sesi ke 2 penjelasan Blog oleh pak Ali


sesi ke tiga penjelasan Vlog oleh bu wiwin dan pak syukran


Rabu, 07 Oktober 2020

Presentasi setiap SRB dengan durasi 5 menit. Pemilihan nya di lakukan secara acak, sesuai undian. Berharap dapat undian d awal, rupanya saya dapat juga nomor 26. Nama saya yang berawalan dari Y setelah di undi, dapatnya nomor terakhir juga. hehehe

Setelah presentasi, saya mendapatkan masukan untuk pembuatan tugas saya. Berikut masukannya :


Demikianlah kegiatan coaching saya di pembaTIK. selanjutnya saya akan mulai membuat tugas-tugas untuk pembaTIK level 4 ini. ok simak terus perjalanan saya di pembaTIK ya.

Salam semangat  😊✨



Vlog Implementasi Model Pembelajaran Flipped Classroom Menggunakan Kelas Maya Pada Materi Pewarisan Sifat di SMP Kelas 9

 Assalamu'alaikum Sahabat Rumah Belajar      Suatu perkataan akan mudah dipercaya dengan diiringi bukti nyata. Setelah melakukan beberap...